CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 04 Oktober 2013

TUGAS MATERNITAS A'11 pemeriksaan fisik pada BBL


TUGAS KEPERAWATAN MATERNITAS
Mengenai pemeriksaan fisik pada BBL

KELOMPOK 13

Lentra Geotira Syara                   Suryani
Cindy Olivia                               Reza S Maryam
Niche Maivio Rahmi                  Sri Rahma Yeni
Ridho Syuheri                             Rafika Indah


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2013

PEMERIKSAAN FISIK PADA BAYI BARU LAHIR
1.     Pemeriksaan berat badan
Berat badan bayi harus ditimbang saat bayi tidak memakai pakaian. Berat rata-rata bayi aterm normal adalah sekitar 3,5 kg atau ±3500 gram. Selama 2-4 hari pertama, bayi akan kehilangan berat badan hingga 10% dan ini merupakan keadaan normal, dan berat badan tsb akan nak kembali saat hari ke 10-14.
2.     Pengukuran
Pengukuran antropometik bayi dilakukan dalam keadaan telanjang sebagai bagian dari pemeriksaan lengkap. Tentu saja dari haisl pemeriksaan ini terdapat hasil yang bervariasi menurut beerat dan tinggi badan orang tua, tetapi hasil pengukuran rata-rata adalah :
·       Dari puncak kepala hingga ke tumit (kedua tungkai diekstensikan) 50 cm
·       Lingkar kepala 35 cm
·       Lingkar dada 34 cm
Pengukuran diulang bila diperlukan. Pada beberapa RS, pengukuran lingkar kepala diulang secara rutin 2-3 hari sekali untuk menyingkirkan kemnunkinan hidrosefalus.
3.     Respirasi
Pada resiprasi agak menyimpang selama beberapa jam pertama sejak dilahirkan dengan frekuensi 40-60 kali permenit. Sesudah dua jam, frekuensi respirasi menurun dan berkisar di sekitar 40 kali permenit ketika bayi dalam keadaan tidur.
4.     Posture
Bayi yang normal , secara alami akan mengambil sikap fleksi yang serupa dengan sikap meringkuk didalam rahim. Kalau terdapat presentasi yang abnormal, seperti bokong atau muka, maka bayi akan mempertahankan keadaan berbaring dengan ekstensi tungkai atau kepala dalam beberapa hari.

5.     Pemeriksaan fisik

KEPALA
1. Ukuran
            cara pemeriksaan        :diukur mengelilingi lingkar oksipitofrontal
            hasil pemeriksaan       : lingkaran ratarata 35 cm
            perkembangan                        : tidak boleh ada peningkatan selama minggu pertama
2. Ubun ubun & Sutura
            cara pemeriksaan        : dipalpasi perlahan
hasil pemeriksaan       : ubun ubun anterior tidak boleh terasa tegang/ cekung, ubun ubunposterior dan sutura harus teraba , munkin beberapa sutura bertumpuk
perkembangan            : ubun ubun posterior dapat menutup, keadaan saling bertumpuk menghilang.
3. Bentuk
cara pemeriksaan        : dilakukan dengan inspeksi dan palpasi

WAJAH
1.     Warna kulit wajah
                        cara pemeriksaan        : inspeksi
                        hasil pemeriksaan       : merah muda hingga merah
2. Penampakan
                        cara pemeriksaan        : inspeksi dan palpasi
hasil pemeriksaan       : akan tampak simetris saat istirahat dan saat bergerak (menangis ) , bantalan penghisap ditemukan pada kedua belah pipi, petekie yang kecil dapat terlihat
MATA
1.  Penampakan
cara pemeriksaan        : dilakukan inspeksi pada kedua palpebra , harus dibuka dengan perlahan
hasil pemeriksaan       : bagian kornea mata bewarna gelap ; sklera bewarna putih ; kedua mata simetris ki-ka ; adanya perdarahan konjungtiva kecil sering ditemui
            perkembangan                        : sklera dapat bewarna kuning jika terdapat ikterus
2. Palpebra
                        cara pemeriksaan        : inspeksi
hasil pemeriksaan       : palpebra dapat dibuka , menutup rapat saat bayi tertidur , refleks mengedip ditemukan , sedikit adematous sering terdapat , palpebra tampak basah
perkembangan            : edema menghilang dalam 24 jam, mata yang basah tidak boleh lengket
3. Pupil
                        cara pemeriksaan        : dilakukan inspeksi, diuji dengan senter
hasil pemeriksaan       : bentuknya bundar, ukuran kedua pupil sama besar, bereaksi terhadap cahaya
4. Lensa
                        cara pemeriksaan        : inspeksi
                        hasil pemeriksaan       : jernih

TELINGA
1. Bentuk
            cara pemeriksaan        : inpeksi dan palpasi
            hasil pemeriksaan       : terbentuk dg baik, posisinya lengkap dan terdapat kartilago
2 Pendengaran
            cara pemeriksaan        : bayi dirangsang dg suara yg mendadak
            hasil pemeriksaan       : refleks moro (+)

HIDUNG
1. Penampakan
            cara pemeriksaan        : inspeksi
hasil pemeriksaan       : tampak simetris , sering mendatar , milia ( kelenjar sebasea yang tersumbat sering dijumpai )
perkembangan            : pendataran hidung menghilang setelah 24 jam
2. Lubang hidung
cara pemeriksaan        : inspeksi
hasil pemeriksaan       : tampak simetris dan paten (terbuka) , bernafas tanpa kesulitan / cuping hidung tidak tampak kembang kempis , mucus sering ditemukan beberapa saat setelah dilahirkan



MULUT
1.Bibir
cara pemeriksaan        : inspeksi , disentuh perlahan lahan
hasil pemeriksaan       : bibir tampak merah muda, kadang kadang terdapat gambaran adanya cyanosis yang terlihat untuk sementara waktu , sentuhan pada bibir menimbulkan reaksi menghisap
2. Lidah
            cara pemeriksaan        : inspeksi
hasil pemeriksaan       : lidah dapat dijulurkan (tidak terdapat tongue tie) , tapi biasanya terdapat didalam mulut , lidah bersih dan bewarna merah muda
3. Palatum
            cara pemeriksaan        : inspeksi dan palpasi
            hasil pemeriksaan       : palatum durum dan mole menyatu
4. Gingiva
            cara pemeriksaan        : inspeksi dan palpasi
hasil pemeriksaan       : tampak bersih dan bewarna merah muda, kadang kadang tanpak 1 atau 2 buah gigi

LEHER
1.Penampakan
cara pemeriksaan        : inspeksi dan palpasi
hasil pemeriksaan       : tampak pendek dan lurus , tidak terlihat pelebaran (webbing) , edema atau masa pada leher.
2.Gerakan
cara pemeriksaan        : kepala digerakkan dalam batas batas normal
hasil pemeriksaan       : bergerak dengan bebas dari sisi yang satu ke sisi yang lain dan dari gerakan fleksi ke ekstensi

DADA
1.Ukuran
cara pemeriksaan        : diukur pada bagian setinggi puting
2. Gerakan
cara pemeriksaan        : inspeksi
hasil pemeriksaan       :mengembang simetris bersamaan dg respirasi , tidak tampak retraksi sternal
3. Payudara
cara pemeriksaan        : inspeksi dan palpasi
hasil pemeriksaan       : jaringan payudara dapat teraba
perkembangan            :payudara dapat membengkak ( pada hari ke 3 sampai ke 4 ) sebagai respon terhadap penghentian produksi hormon hormon plasenta, dan dapat mensekresikan cairan
4. Frekuensi jantung
cara pemeriksaan        : auskultasi
hasil pemeriksaan       : 120 -160 kali permenit , suara jantung jelas dan teratur

ABDOMEN
1.Bentuk
            cara pemeriksaan        : inspeksi dan palpasi
hasil pemeriksaan       : tidak teraba masa , abdomen sedikit menonjol , tetapi tidak distensi
2. Gerakan
            cara pemeriksaan        : inspeksi
            hasil pemeriksaan       : abdomen naik turun bersamaan dengan respirasi
3. Umbilikus
            cara pemeriksaan        : inspeksi dan palpasi
hasil pemeriksaan       : tali pusat bewarna biru / putih , tiga pembuluh darah tampak pada puntung tali pusat, jahitan erat , tidak terlihat perdarahan
perkembangan            :tali pusat akan mengering dan mengalami nekrosis , terpisah dari umbilikus pada hari ke tujuh sehingga meninggalkan umbilikus yang bersih dan kering

GENITALIA
            1.Wanita
            cara pemeriksaan        : inspeksi dan palpasi dg membuka labia mayora secara perlahan
hasil pemeriksaan       :labia dan klitoris sering tampak menonjol, kadang kadang ditemukan lendir, verniks tampak pada lipatan labia
2. Pria
cara pemeriksaan        : inspeksi dan palpasi
hasil pemeriksaan       : berukuran besar jika dibandingkan tubuhnya , skrotum berisi dua buah testis yang sudah turun , prepusium melekat pada glanspenis , meatus uretra terletak di bagian tengah ujung penis

EKSTERMITAS
Cara pemeriksaan       : dilakukan inspeksi dan palpasi
Hasil pemeriksaan      : memiliki 10 jari tangan dan 10 jari kaki , kuku jari acapkali panjang, tidak terdapat webbing , refleks menggenggam terlihat pada jari jari kaki dan tangan , kaki dapat berputar kr dalam
Perkembangan                        : cyanosis biasanya hilang 4-6 jam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar